Hubungi Kami


Use this form to contact us and we will reply to you via E-mail. Please be clear and concise for faster response



 



 



 



 



(enter security code)



Our Address:

Gedung Aldevco-Octagon Building 3rd Floor

Jl.Warung Buncit Raya No.75

Jakarta Selatan 12740

Indonesia

 

Telp       : 62-21-7982846

Fax         :62-21-7901238

 

Mohammad Monib

Gelar SBY dan Derita Minoritas

Mohammad Monib, Kolomnis Tetap BeningPost

Presiden SBY akan menerima penghargaan World Statesman Award dari Appeal of Conscience Foundation, sebuah organisasi yang mempromosikan perdamaian, demokrasi, toleransi, dan dialog antarkepercayaan. Gelar ini akan diberikan 30 Mei mendatang di New York, Amerika Serikat. SBY dinilai sukses membangun perdamaian, demokrasi dan toleransi.Lha, benarkah realita damai dan toleran terjadi di Indonesia? Jauh api dari panggang.

Dadang Kusnandar

Tayub: Tari Pergaulan

Dadang Kusnandar, Kolomnis Tetap BeningPost

Bagi Kartani, Tayub merupakan tari pergaulan yang tidak semata tari; melainkan kepada perlunya menyeleraskan gerak tangan kaki penari mengikuti suara gamelan. Makin selaras makin asik ditonton dan tak urung mengundang tawa. Meski bisa saja, penonton tertawa karena penari salah melakukan gerak ibing dan tak sesuai bunyi gamelan. Tari pergaulan ini mestinya jangan dicemari oleh hal-hal negatif.

Dadang Kusnandar

Religiusitas yang Tertunda

Dadang Kusnandar, Kolomnis Tetap BeningPost

Apakah religiusitas itu dicirikan oleh maraknya kegiatan keagamaan sehingga nama Tuhan kerap disebut tiap saat, ataukah ditandai dengan pengenaan simbol keagamaan sehingga tampak bergandengan dengan suasana religius?

Mohammad Monib

Khalifah Umar & Perpecahan Umat

Mohammad Monib, Kolomnis Tetap BeningPost

Tentang Umar, konon bila ia lewat di sebuah jalan, setan menghindar dan mencari jalan lain. Nabi berdoa, agar salah satunya mendapat hidayah dan jadi muslim. Saat itu tentu untuk menguatkan barisan muslim. Tuhan mengabulkan doa Nabi.

Mohammad Monib

Kang Jalal Jadi Politisi

Mohammad Monib, Kolomnis Tetap BeningPost

Kang Jalal, demikian umat mengenalnya, beliau cendekiawan muslim. Ilmu keislamannya sangat memadai. Kitab kuning atau karya klasik Islam pun dikuasai dan dilahapnya. Apalagi karya-karya modern. Ia menguasai banyak bahasa asing; Inggris, Arab, Jerman, dan Persia. Artikulasi tulisannya sebaik dan sesedap bahasa lisannya. Belaiu seorang oratoris ulung.

Dadang Kusnandar

Tiket Nepotisme ke Senayan

Dadang Kusnandar, Kolomnis Tetap BeningPost

Menjelang akhir masa jabatannya, Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono telah sukses melakukan akrobat politik yang luar biasa.Presiden yang merangkap sebagai Ketua Umum Partai Demokrat itu memasukkan 15 keluarga terdekatnya sebagai calon legislatif di Senayan.

Mohammad Monib

Teologi Kebencian

Mohammad Monib, Kolomnis Tetap BeningPost

Agama dijadikan alat angkara murka, faktor disharmonisasi dan serum efektif menggelorakan teologi kebencian. Agama menjadi sesuatu yang menakutkan. Apalagi dalam kontek relasi kemanusiaan dan lintas iman. Bukan saya menutup mata terhadap aksi-aksi yang dilakukan oleh non-muslim di luar Indonesia yang kejam dan biadab kepada saudara muslim, misalnya, di Myanmar, Palestina, Amerika, Eropa atau pun Afrika.

M Nasruddin

PKS Berpeluang Menjadi Pemenang Pemilu 2014

M Nasruddin, Kolomnis BeningPost

Hasil survei Indo Barometer 'pesanan' PDIP menunjukkan PKS nyaris menempati posisi juru kunci dengan hanya meraih 1.9% suara jika pemilu digelar saat ini. Tapi BeningPost meyakini PKS berpeluang menjadi pemenang Pemilu 2014!

Dadang Kusnandar

Menuai Prahara Sebelum 2014

Dadang Kusnandar, Kolomnis Tetap BeningPost

Ratusan kader Partai Golkar Kota Cirebon (Rabu, 24/4) membakar bendera partainya, kartu keanggotaan dan atribut lain di depan kantor mereka. Mereka kecewa karena kepemimpinan yang sekarang tidak mengakomodasi para kader itu ke dalam jajaran kepengurusan yang baru.

Mohammad Monib

Mari Cintai Islam Indonesia

Mohammad Monib, Kolomnis Tetap BeningPost

Tulisan kali ini saya mau serius untuk menyampaikan pemahaman Islam saya, sekaligus Islam menurut muslim Indonesia. Ya, itu perlu saya tegaskan. Sebab, saya lahir, besar, tanah dan darah intelektual pasti khas Indonesia. Warna-warni alias untuk kemaslahatan Bhineka Tunggal Ika. Islam bukan agama otoriter.