tripwow.tripadvisor.com

Situs perjalanan terbesar di dunia, TripAdvidor, hari ini mengumumkan hasil dari survei akomodasi dan wisatawan terbesar di dunia - TripBarometer by TripAdvisor. Penelitian ini diselenggarakan atas nama TripAdvisor oleh firma riset independen StrategyOne (satu divisi dari Edelman Berland), dilakukan dua kali dalam setahun dan melaporkan tren teratas industri travel dan perhotelan, menurut lebih dari 35.000 wisatawan dan akomodasi di seluruh dunia.

 
Hasil-hasil dari TripBarometer menyoroti tren di tingkat negara, wilayah dan dunia dalam sektor wisata, dan mengungkapkan pandangan-pandangan ke dalam prospek ekonomi, perencanaan perjalanan, metode pemesanan dan pengharapan dari wisatawan. Laporan ini menunjukkan bahwa akomodasi di Asia adalah salah satu yang paling optimistis mengenai prospek bisnis mereka di tahun 2013, sementara wisatawan Indonesia adalah yang paling mungkin untuk menaikkan anggaran perjalanannya tahun ini. 90 persen wisatawan Indonesia yang mengikuti survei mengindikasikan bahwa mereka berencana untuk meningkatkan belanja wisata mereka tahun ini, yang berada di atas rata-rata wilayah Asia, yaitu 49 persen.
 
Akomodasi di Asia memandang tahun lalu dengan puas: 79 persen dari lebih 1.600 akomodasi di wilayah tersebut yang disurvei dalam TripBarometer melaporkan bahwa tahun 2012 adalah tahun yang sukses dari segi ekonomi bagi mereka. Bahkan, 24 persen dari pemilik akomodasi di wilayah tersebut menggambarkan tahun 2012 sebagai tahun yang sangat menguntungkan. Melihat temuan tersebut, Asia berada di posisi yang kuat dibandingkan wilayah lain.
 
Pemilik akomodasi di Asia termasuk yang paling mengharapkan kenaikan harga, dengan 72 persen responden menyatakan bahwa mereka optimis terhadap probabilitas tahun ini, yang sedikit di atas rata-rata global sebesar 68%.
Akomodasi Asia Termasuk Yang Paling Optimis mengenai Profitabilitas di tahun 2013
(Diurutkan berdasarkan optimisme)
Pemilik akomodasi di negara-negara Asia yang disurvei oleh TripBarometer termasuk yang paling optimis di dunia
Wilayah
Persentase responden yang optimis mengenai profitabilitas bisnis 2013
Amerika Utara
82%
Amerika Selatan
77%
Asia
72%
Afrika
71%
Timur Tengah
71%
Australasia
65%
Eropa
54%
GLOBAL
68%
 
 
Melihat tren perekrutan dalam industri akomodasi di dunia, 19 persen dari responden berencana untuk menambah lowongan kerja baru tahun 2013. Menurut TripBarometer, akomodasi di Asia hampir tiga kali lipat mungkin menambah pekerjaan baru tahun 2013, dibandingkan akomodasi Eropa (12%).
 
Akomodasi di Asia adalah salah satu responden yang memiliki kemungkinan paling besar untuk meningkatkan tarif kamar tahun 2013, dengan 42 persen dari penyedia berencana untuk menaikkan harga tahun ini.
Region
Persentase responden yang berencana menaikkan harga kamar
Amerika Selatan
48%
Amerika Utara
43%
Asia
42%
Afrika
41%
Timur Tengah
39%
Australasia
36%
Eropa
32%
GLOBAL
40%
 
 
Rencana Wisatawan Global untuk Menaikkan Belanja Perjalanan Memberikan Kesempatan bagi Akomodasi
Wisatawan dari Afrika menunjukkan kenaikan terbesar dalam rencana belanja perjalanan mereka untuk tahun 2013, dengan 76 persen menyatakan bahwa anggaran wisata mereka akan naik tahun ini. Wisatawan dari Timur Tengah (75%) dan Amerika Selatan (58%) juga berencana untuk membelanjakan lebih banyak untuk wisata tahun 2013. Di dunia, 50 persen dari wisatawan berharap belanja wisata mereka akan meningkat tahun ini.
Wilayah
Persentase responden yang berharap anggaran wisatanya bisa meningkat 2013
Afrika
76%
Timur Tengah
75%
Amerika Selatan
58%
Asia
49%
Australasia
44%
Amerika Utara
44%
Eropa
44%
GLOBAL
50%
 
 
Jalur Online Bertindak sebagai Megafon untuk ‘Word of Mouth’
Survei TripBarometer mengungkapkan bahwa 69% dari wisatawan di dunia menggunakan situs web review perjalanan saat mencari informasi dan merencanakan perjalanan mereka. Lebih dari setengah responden (62%) di Asia dan hampir setengah (46%) dari responden di Indonesia melihat situs web review perjalanan wisata.
Tiga sumber informasi online tersebut dilaporkan sebagai yang paling berguna oleh wisatawan di dunia dan Asia.
Sumber informasi
Persentase responden yang mendapati sumber paling berguna (Global)
Situs web review perjalanan
38%
Agensi perjalanan berbasis web
19%
Situs web operator perjalanan
16%
Teman dan keluarga
10%
Majalah & brosur wisata
6%
Media sosial
4%
Agensi perjalanan high street
4%
Lainnya
3%
 
Dengan wisatawan melakukan perencanaan perjalanan secara online, mereka juga menunjukkan kecenderungan untuk memilih jalur online sebagai channel pemesanan utama. Secara global, kebanyakan dari wisatawan melakukan pemesanan melalui agensi perjalanan berbasis web (27%), diikuti oleh situs web yang dimiliki oleh akomodasi itu sendiri (23%).
 
Pemilik bisnis melaporkan bahwa situs web mereka sebagai channel yang memberikan pemesanan paling banyak (35%), diikuti oleh agensi perjalanan online (18%). Data ini menggambarkan kisah yang sedikit kurang positif untuk agensi perjalanan store front/offline, dengan 9 persen dari wisatawan yang memesan akomodasi terakhir mereka melalui agen perjalanan offline.
 
Melihat dengan seksama hasil untuk akomodasi Asia, 28 persen melaporkan bahwa situs web mereka sebagai channel yang menghasilkan pemesanan paling banyak, diikuti oleh agensi perjalanan online (24%) dan aplikasi mobile mereka sendiri (13%).
 
Hasil dari TripBarometer menunjukkan bahwa situs web review perjalanan memiliki pengaruh terbesar terhadap pengambilan keputusan oleh wisatawan saat memilih akomodasi: 95% dari wisatawan Asia mengindikasikan bahwa review dan opini dari orang lain  di situs web review perjalanan telah mempengaruhi keputusan mereka dalam memesan akomodasi perjalanan terakhir mereka. Yang tidak mengagetkan adalah sebagian besar (97%) dari akomodasi di wilayah tersebut memandang review online sebagai hal penting dalam pemesanan.
 
Akomodasi tidak Memenuhi Harapan Wisatawan dalam Layanan Mobile  
Menurut TripBarometer, 79 persen dari wisatawan Asia merasa bahwa bisa melakukan pemesanan melalui perangkat mobile menguntungkan bagi mereka. Hal yang sama juga berlaku untuk tiga perempat akomodasi di Asia (74%) yang merasa penting untuk memungkinkan tamu memesan akomodasi melalui perangkat mobile.
 
Namun, walaupun kemampuan untuk melakukan pemesanan secara online dan permintaan pelanggan akan hal ini tinggi dan dianggap penting, hanya 29% dari properti di Asia yang berhubungan dengan tamu melalui perangkat mobile. Dari mereka yang berhubungan dengan wisatawan melalui perangkat mobile, 67% memungkinkan tamu mereka untuk melakukan pemesanan kamar melalui perangkat mobile, 39% memiliki situs web mobile dan 25 persen memiliki penawaran spesial untuk pengguna perangkat mobile.
 
“Dengan pelanggan yang beralih ke channel online pada setiap tahap perencanaan perjalanan mereka, kami mendapati adanya peningkatan dalam pemesanan langsung melalui situs web hotel kami yang tidak hanya meningkatkan pendapatan kami tapi juga memungkinkan kami untuk mengelola hubungan end-to-end dengan pelanggan,” kata Kevin Croley, Senior Vice President Pan Pacific Hotels Group. “Karena pelanggan kini menghabiskan waktu lebih banyak dengan ponsel dibandingkan sebelumnya, wisatawan menunjukkan keinginan untuk melakukan transaksi melalui perangkat mobile mereka.
 
Mengenali tren yang sedang tumbuh ini dan kesempatan untuk menangkap pangsa pasar di tengah-tengah  pelanggan yang memesan akomodasi melalui perangkat digital, Pan Pacific menginvestasikan lebih banyak sumber daya ke situs web mobile dan inisiatif marketing digital lainnya.
 
“TripBarometer telah mengungkapkan pandangan yang bermanfaat mengenai apa yang direncanakan wisatawan global dan menyoroti hal-hal dimana penyedia akomodasi bisa melakukan lebih banyak untuk memenuhi harapan tamu,” kata Christine Petersen, President, TripAdvisor for Business. “Dengan wisatawan memilih channel digital untuk meneliti dan merencanakan perjalanan, promosi tradisional lewat mulut atau word of mouth telah diperkuat dan pemesanan online telah jadi norma diseluruh dunia. Langkah logis selanjutnya adalah layanan mobile, terutama setelah memperhatikan bahwa wisatawan di beberapa pasar berkembang melewati desktop dan online untuk pertama kalinya dengan perangkat mobile. Lebih jauh lagi, saat optimisme bisnis dan anggaran perjalanan meningkat di seluruh Asia, sepertinya bisnis perhotelan di wilayah ini akan mendapatkan keuntungan dari sentimen positif ini.” ucapnya seperti rilis yang diterima Beningpost.
 
 
 
 
(msm)