petuasejagat.blogspot.com

Rambut memutih (uban) terjadi saat rambut tidak lagi mengandung pigmen warna rambut (melanin). Orang Asia yang berwarna rambut hitam memiliki pigmen rambut Eumelanin yang berwarna merah tua atau hitam. Kehilangan Eumelanin menyebabkan rambut jadi kelabu. Inilah yang disebut proses rambut beruban.

Normalnya, uban mulai muncul di usia 39 tahun. Pertambahan usia memang menurunkan kemampuan rambut menghasilkan melanin. Namun tidak jarang uban sudah tumbuh di rambut anak SMA. “Berdasarkan sebuah survei, sekitar 45 persen dari usia 25-50 tahun sudah memiliki uban,” ujar Maria Veronica, Senior Product Manager Garnier Indonesia.

Selain stres, faktor genetik juga mempengaruhi terjadinya uban di usia yang relatif muda. “Kekurangan vitamin B2 juga mempengaruhi kekurangan pigmen pewarnaan rambut. Jaman sekarang beras digiling sampai bersih sehingga kandungan vitamin B-nya jauh berkurang,” kata Dr. Farmanina Santoso, SpKK, seorang ahli kulit dari Jakarta.

Gaya hidup juga mempengaruhi cepatnya tumbuh uban. Gaya hidup yang dimaksud adalah kebiasaan merokok. “Rokok itu menghambat kelancaran aliran darah. Vitamin B2 yang dibutuhkan untuk mewarnai rambut secara alami pun terbuang oleh asap rokok. Melanin pun jadi hilang,” paparnya.

Oleh karena itu, kalau ingin punya rambut bebas uban, sebaiknya kita memang berhenti merokok. “Jangan lupa rajin berolah aga untuk melancarkan peredaran darah. Peredaran darah yang lancar ini berguna untuk memberi nutrisi yang diperlukan untuk memproduksi melanin lebih baik. Lakukan juga meditasi dan olah napas untuk membantu mengatasi stres dengan baik,” saran Dr. Farmanina.

Kalau uban sudah terlanjur tumbuh, ia tidak menyarankan kita untuk mencabutnya. “Jangan sembarangan mencabuti uban. Kepala kita ini dipenuhi oleh saraf. Mencabut uban sembarangan itu bisa mengganggu persarafan di kepala. Sinyal untuk memproduksi warna rambut bisa ikut terganggu,” katanya memberi alasan. Untuk menutupi uban, cat rambut yang berkualitas bisa jadi solusinya.
 
 
 
 
 
(msm)
 
Sehatnews